PELAKSANAAN CATUR BRATA PENYEPIAN UMAT HINDU DI DESA TOLAI BARAT KECAMATAN TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Main Article Content

I Komang Bagus Yadi Yadnya
I Ketut Suparta
I Gede Made Suarnada

Abstract

Hari raya Nyepi adalah hari yang disucikan oleh umat Hindu. Dalam hari raya Nyepi terdapat empat larangan yang di sebut dengan catur brata penyepian, umat Hindu di Desa Tolai Barat khususnya di Dusun Gunung Sari Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong dalam pelaksanaan catur brata penyepian belum sepenuhnya melaksanakan larangan-larangan seperti amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan yang terdapat dalam catur brata penyepian. Rumusan masalah: 1.Bagaimana pelaksanaan catur brata penyepian bagi umat Hindu di Desa Tolai Barat Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong?, 2.Apa Makna pelaksanaan catur brata penyepian bagi umat Hindu di Desa Tolai Barat Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong? Tujuan; 1.Untuk mengetahui pelaksanaan catur brata penyepian. 2.Untuk mengetahui makna pelaksanaan catur brata penyepian. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Menggunakan Teori Fungsional Struktural, dan Teori Makna. Penentuan informan yaitu: Purposive, metode pengumplan data: observasi, wawancara, kepustakaan, dokumentasi. Hasilnya dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Catur Brata Penyepian Bagi Umat Hindu yaitu: 1.menyesuaikan kondisi lingkungan setempat, 2.meningkatkan kesadaran diri, 3.meningkatkan keharmonisan, 4.berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Agama Hindu. Catur brata penyepian memiliki makna yaitu: 1.peningkatan spiritual, 2.peningkatan sosial, 3.pengendalian diri dan hawa nafsu, 4.peningkatkanĀ  kesucianĀ  rohani, 5.mawas diri atau ngeret indrya, 6.mulat sarira.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PELAKSANAAN CATUR BRATA PENYEPIAN UMAT HINDU DI DESA TOLAI BARAT KECAMATAN TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG. (2024). Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 15(2), 148-161. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v15i2.704

References