ANALISIS BENTUK DAN GAYA SOUVENIR PADA PRODUK PARIWISATA DI KOTA PALU
Main Article Content
Abstract
Penelitian dilakukan di Kota Palu, Sulawesi Tengah dengan tiga titik lokasi yaitu Toko Sumber Urip Eboni, Toko Krisna Karya dan Toko Sal-Han. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan gaya souvenir pada produk pariwisata di Kota Palu yang dianalisis menggunakan teori bentuk dan teori gaya seni dengan menggunakkan metode kualitatif dengan maksud untuk menguraikan secara deskriptif hasil temuan data-data di lapangan. instrumen penelitian berupa indept interview. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Sumber informasi dalam penelitian ini yaitu pemilik toko souvenir, Pengrajin serta kepala UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kota Palu. Adapun hasil yang didapatkan yaitu bentuk souvenir yang dijual di toko-toko souvenir di Kota Palu sebagian dibuat dengan bentuk menyerupai atau meniru bentuk alam dan sebagian dibuat dengan meniru benda sekeliling serta benda yang berciri khas daerah Sulawesi Tengah. Gaya yang terkandung dalam souvenir-souvenir yang ada di Kota Palu lebih banyak menerapkan formal order dimana souvenir dibuat dengan pola ukuran yang metodis dan beberapa diciptakan sesuai dengan objek aslinya, memiliki bentuk yang lahir dari imajinasi pengrajinnya (gaya fantasi) dan lebih natural (Objective Accuracy). Produk souvenir yang dibuat pada umumnya memiliki tekstur yang halus dan beberapa terdapat bagian yang kasar akibat dari bentuk dan motif dari souvenir tersebut.
Article Details
Section
Tulisan/artikel yang dimasukan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi yang mereka gunakan dan bukan tanggung jawab Jurnal PaRAMA dan staff redaksi nya. Penulis utama (Pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel tersebut telah dilihat dan disetujui oleh penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.